CALL CENTER HAJI 500425 - LUMAJANG 0334-893620 selamat datang di portal Kementerian Agama Kantor Kabupaten Lumajang - jl. pisang agung no. 49 Lumajang, jawa timur

MI SE KABUPATEN LUMAJANG 100% SIAP MELAKSANAKAN UAMBD-BK PADA TAHUN PELAJARAN 2017-2018

pada hari WIB

Lumajang Jatim (Pendma) Madrasah di Kabupaten Lumajang pada tingkat MI MTs dan MA sebanyak 363 Lembaga perlu mendapatkan perhatian dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, dan menjadi garapan program menuju Madrasah Unggul dan Berkualitas. Maka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang H. Muhammad, S.Sos, M.Pd.I bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang Drs. H. Muhammad Khoiri, M.pd.I. selaku Leading Sektor dan Pemangku Kebijakan berikhtiar mewujudkan Lembaga Madrasah yang dinamis, kreatif, produktif, mandiri. Dengan harapan madrasah mampu mengelola manajemen, mengelola pembelajaran dengan melibatkan secara aktif komite madrasah dan peran serta masyarakat.

Kesan dari sebagian banyak masyarakat terhadap madrasah yang beranggapan madrasah adalah sekolah cadangan, dimana ketika tidak diterima pada seleksi penerimaan siswa baru maka kemudianmendaftar ke madrasah. Kesan ini menggugah segenap komponen madrasah harus bangkit dari keterbelakangan, harus mampu menggali potensi madrasah, harus mampu menunjukkan madrasah hebat bermartabat, yang demikian ini harus kita jawab dengan kualitas madrasah yang lebih unggul berprestasi.

Ketika madrasah mendapat tantangan, dan ketika madrasah memiliki keterbatasan mau tidak mau seluruh komponen harus bisa kita gerakkan dengan cara cermat tepat dan elegan. Alhamdulillah gayung bersambut, beberapa ide gagasan yang salah satunya dari Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kabupaten Lumajang berencana melaksanakan Ujian Akhir Madrasah Berbasis Komputer secara masif 100% se Kabupaten Lumajang, dengan berbagai pertimbangan dan memperhatikan kemampuan baik SDM guru dan siswa, ketersediaan sarana prasarana, efektifitas dan manfaat, maka diputuskanlah 100% Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Lumajang melaksanakan UAMBD-BK dimulai Tahun Pelajaran 2017/2018.

Gagasan dan ide kreatif dari KKM MI tentunya mendapat tantangan baik internal maupun eksternal terutama pada ketersediaan sarana prasarana, namun dengan keyakinan dan komitmen bersama, terus berupaya melaksanakan koordinasi dan sosialisasi secara intensif, juga berbagai macam diskusi dilanjutkan dengan simulasi danpraktikpada setiap lembaga.Upaya ini terus dilakukan dan dilanjutkan dengan evaluasi berbagai kelemahan dan kekurangan sebagai antisipasi kalau terjadi kendala pada saat ujian berlangsung.Langkah demi langkah, mulai dari pengaksesan koneksi, memasukan user name dan password, sampai cara mengerjakan soal dilaksanakan dengan penuh kesabaran dan keuletan mencari jalan keluar mengatasi berbagai kendala, dan tidak lama berbagai kendala dengan mudah dapat teratasi, hasil dari upaya mencari informasi dan komunikasi dengan pakar teknologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) juga dari Universitas Padjadjaran (UNPAD).

Kesiapan melaksanakan Ujian Akhir MadrasahBerbasis Komputer sudah direncanakan jauh hari, dan telah melaksanakan tryout yang diikuti oleh seluruh siswa/siswi MI di Kabupaten Lumajang,dan telah terlaksana sesuai dengan rencana,sehingga sekarang semua sudah ready to use. Saat ini Program UAMBD-BK tingkat MI 100% di Kabupaten Lumajang adalah satu-satunya di jawa Timur bahkan juga pertama di Indonesia. Ini merupakan suatu hal yang langkah, sistem ujian akhir UAMBD BK ini hasil dari inovasi para guru, kepala madrasah dan kelompok kerja madrasah di tingkat MI yang bersifat bottom up. Maka kewajiban kamiselaku pemangku kebijakan harus bisa memfasilitasi, mendorong, memberikan pencerahan betapa perlunya gerakan perubahan madrasah yang lebih baik ini dilakukan secara masif.

Hal hal yang kami siapkan antara lain: Menyiapkan SDM Guru dan Siswa, melaksanakan simulasi secara paralel pada setiap Lembaga,mempersiapan teknisi operator dan proktor dipastikan semuanya ready, sistem kendali apabila terjadi pemadaman listrik mendadak dan permasalahan koneksi internet yang lemah. Adapun tentang pengadaan kelengkapan ujian berbasis komputer misalnya server, komputersarana ruang dan lain sebagainya dalam hal ini adalah kreatifitas lembaga masing masing, bukanditentukan darikemenag jugabukan dari pihak lain, tetapi pengadaan murni dilakukan oleh madrasah masing masing dengan biaya sendiri, kreatifitas lembaga MI bermacam macam antara lain komputer atau laptop disediakan dari lembaganya (saving dana sarpras), ada yang kerjasama dengan wali murid, ada yang pinjam/dipinjami laptop oleh para gurunya, apabila terpaksa tidak ada laptop atau komputer bisa juga memakai tablet (layar minimal 7 inc).Untuk pengadaan laptop bisa disederhanakan, mereka kita sarankan menabung sejak kelas I setiap hari, sehingga mereka di klas IV sudah bisa beli laptop serta sarana kelengkapan ujian.

Tujuan ujian berbasis IT ini, untuk menciptakan kejujuran kepada anak didik dan kepada masyarakat, yang kami pandangselama ini ujian berbasis Kertas dan Pensil (ujian KP) terdapat beberapa kelemahan antara lain masih ada kebocoran soal, masih ada dari lembaga atau individu mencontek soal, pendistribusian yang kurang efektif contoh melibatkan pihak kepolisian dalam hal pengamanan naskah, kepengawasan silang antar instansi/dinas, dan hal lain. Dengan adanya penggunaan sarana atau sistem ujian akhir berbasis IT ini setidaknya ada penyadaran kepada masyarakat bahwa madrasah harus lebih mandiri,  karena madrasah disamping diselenggarakan oleh pemerintah juga milik masyarakat, maju mundurnya madrasah tergantung kepada masyarakat sendiri, semakin aktif partisipasi masyarakat yang kita bangun, maka madrasah bisa lebih baik dan lebih maju lagi.

Terkait dengan sistem yang berbasis komputer ini, kami sudah mensosialisasikan tentang keutamaanya, kemanfaatan ujian berbasis komputer, dengan harapan madrasah di Lumajang mampu menjadi sebuah trend setter,  dan sudah saatnya madrasah bangkit dari ketertinggalan, mampu menjawab tantangan zaman siap mengikuti perubahan dan perkembangan teknologi.Maka madrasah harus dimiliki oleh masyarakat, juga keterlibatannya secara aktif dalampengelolaan, penyelenggaraanbersama sama bahu membahu membangun citra diri madrasah, menciptakan madrasah yang hebat bermartabat.

Harapan kami madrasah di lumajang nantinya bisa menjadi destinasi untuk studikomperasi dari kabupaten atau propinsi yang lain, sehingga harus menciptakan sebuah inovasi baru, oleh karena itu kantor kemenag kabupaten Lumajang melakukan langkah langkah upaya, salah satunya mengadakan kegiatan dan pencanangan Gerakan Perubahan Madrasah Menuju Madrasah Unggul dan Berkualitas, dengan cara membentuk Tim Bengkel Madrasah dan mensosialisasikan kepada seluruh Lembaga RA MI MTs MA dikabupaten Lumajang, pada masing masing Lembaga kami berusaha memberi motivasi dan teori bagaimana cara membranding madrasah ini layak jual dan bagaimana mengemas madrasah menjadi madrasah yang menjadi pilihan alternatif masyarakat, madrasah yang kita branding merupakan madrasah yang tidak dimiliki oleh lembaga lain, Dengan  demikian  insya Allah masyarakat dan orang tua/ wali murid  tidak lagi kawatir merasa aman dan nyaman menitipkan putranya pada madrasah,sehingga animo masyarakat terhadap madrasah sangat tinggi, maka yang kita siapkan pada madrasah kepada masyarakat adalah kualitas, moralitas baik afektif kognitif psikomotorik siswa harus lebih baik dan unggul.

Demikian inspirasi tentang kesiapan pelaksanan UAMBD-BK MI  se Kabupaten Lumajang, Semoga pelaksanaan UAMBD-BK MI di Kabupaten Lumajang nanti berjalan dengan lancar. tanpa adanya masalah teknis dan siswa mendapatkan hasil terbaik untuk UAMBD-BK nanti. Amiiiin. (Azizah/ humas)