CALL CENTER HAJI 500425 - LUMAJANG 0334-893620 selamat datang di portal Kementerian Agama Kantor Kabupaten Lumajang - jl. pisang agung no. 49 Lumajang, jawa timur

KEMENAG KABUPATEN LUMAJANG SELENGGARAKAN PEMBINAAN MANAJEMEN SERTIFIKASI GURU PAI

pada hari WIB

Lumajang Jatim, Kementerian Agama Kabupaten Lumajang melalui Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) selenggarakan  pembinaan  Manajemen Sertifikasi Guru PAI  di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag)Kabupaten Lumajang, Rabu (25/04/18) di Aula kantor Kemenag Lumajang. yang diikuti oleh guru SD, SMP dan SMA sejumlah 28 Orang

Sementara itu Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kemenag Lumajang DR. H.Akhmad Mustain  Billah,S.Ag.M.Pd.I Menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka untuk ini menambah wawasan dan pengetahuan bagi Guru PAI dalam hal Sertifikasi atau TPG sehingga dapat meningkatkan kualitas Pendidikan Agama Islam di sekolah. Menurut H. Mustain Sekarang ini terdapat sejumlah guru yang telah bersertifikasi, dan akan memperoleh tunjangan profesi. Secara formal guru yang telah bersertifikasi, diasumsikan telah memenuhi kualifikasi dan memiliki kompetensi dan profesional .Apalagi guru agama harus bisa menanamkan nilai nilai keagamaan, sebagai suri tauladan dan bisa mewarnai baik di lembaga ataupun di masyarakat. Selain itu agar memperhatikan  moral anak didik baik di sekolah maupun pengawasan diluar sekolah. Lebih lanjut H. Mustain Billah mengungkapkan tentang proses pencairan harus sesuai dengan aturan, agar tunjangan profesi dapat dicairkan. Adanya tunggakan yang terjadi karena kekurangan dana yang ada pada DIPA, namun di  Kabupaten Lumajang tunggakan sudah cair  semua. Dan untuk pencairan tunjangan profesi guru di tahun 2018 masih dalam proses.

Kegiatan pembinaan menejemen sertifikasi guru tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Lumajang H.Muhammad.S.Sos.M.Pd.I Dalam sambutannya mengungkapkan bahwa, sertifikasi adalah proses pemberian sertifikasi pendidikan kepada guru yang telah memenuhi persyaratan tertentu, yaitu memiliki kualifikasi akademi dan kompetensi. setelah lulus uji kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi,  jadi guru yang bersertifikasi harus profesional. Selanjutnya beliau mengungkapkan  Sebagai guru agama dalam menghadapi tantangan pada abad 21 ini, setiap guru hendaknya memiliki kemampuan dan profesionalisme yang tinggi, selalu mengembangkan inovasi. Karena tantangan yang dihadapi guru pada abad 21 tidak lagi berkisar pada kemampuan akademik siswa, tetapi lebih pada pendidikan intelektual, emosional, moral dan penanaman  karakter yang berakhlak mulia,agar generasi kita dapat membentengi dirinya dari hal hal negatif di zaman era digital ini.  Dan dapat disadari bahwa perkembangan ilmu teknologi dan komunikasi berkembang pesat sehingga kebutuhan pendidikan harus disertakan dengan kemampuan ICT. sehingga siswa menjadi cerdas dengan IT. Dalam hal ini guru dituntut  kreatif dan inovatif mengembangkan pembelajaran dengan mengintegrasikan teknologi dan komunikasi. Untuk itu mari kita terus bersemangat, selalu mengembangkan inovasi dan  bersinergi dalam menciptakan anak didik yang berkarakter mulia dan berkualitas.Pungkasnya! (AZZ)