CALL CENTER HAJI  500425 - LUMAJANG 0334-893620 selamat datang di portal kementerian agama kantor kabupaten lumajang - jl. pisang agung no. 49 Lumajang, jawa timur

KEMENAG KAB LUMAJANG LAKSANAKAN UPACARA BENDERA DALAM MEMPERINGATI HARI LAHIRNYA PANCASILA

pada hari WIB

Lumajang Jatim, Kementerian Agama Kab. Lumajang laksanakan upacara bendera dalam memperingati hari lahirnya Pancasila pada Kamis (1/6/2017) sekitar pukul 08.00 WIB. Para peserta berpakaian korpri lengkap

Upacara yang dilaksanakan di halaman Kantor Kementerian Agama, diikuti oleh KasubagTU, para kasi dan penyelengara syariah, kepala KUA, pengawas PAI kepala madrasah. Penyuluh agama, Karyawan/karyawati di lingkungan Kantor Kemenag Kab. Lumajang

Sebagai Pembina Upacara Kepala Kantor Kemenag Lumajang, Komandan Upacara Edy Sumianto, sebagai MC Hanif Iskarimah,  pengibar bendera merah putih : Nank Sri rahayu, Musyarofah, Nanik Kisminarti, pembaca keputusan presiden RI NO 24 th. 2016 tentang hari lahir pancasia Khoirotunnisa, Pembaca UUD 45 Abd. Ghofur, Dirigen Faridatus sholikhah, Pembaca Do’a H. Syamsul hadi

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Lumajang H. Muhammad saat memulai amanatnya menerangkan, tahun ini sudah dimulai bahwa pada setiap tanggal 1 Juni menjadi libur Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo.Namun ditempat masing-masing wajib melaksanakan upacara. Kemudian  H. Muhammad  membacakan sambutan dari Presiden RI Joko Widodo  dimana pada intinya  bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 dan dipidatokan Ir. Sukarno, pada Piagam Jakarta tanggal 22 Juni serta rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Itu merupakan jiwa besar para Founding Fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.” Katanya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat dengan berbagai upaya terus kita lakukan. Telah diundangkan Peraturan Presiden (PP) Nomor 54 Tahun 2017 tentang unit kerja Presiden pembinaan ideologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa.

Lembaga baru ini ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang terintegrasi dengan program –program pembangunan. Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. Lebih lanjut menyampaian, Kita juga harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan pncasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRI, Anti-Bhinneka Tunggal Ika."Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi ndonesia, Jaga perdamaian jaga persatuan dan jaga persaudaraan, saling menghormati, saling toleran dan saling membantu untuk kepentingan  bangsa, mari kita saling bahu membahu bergotog royong demi kemajuan Indonesia.Tegasnya

Alkhamdullah walaupun pelaksanaan upacara tersebut berketapatan pada bulan puasa tapi tetap berjalan dengan hikmat dan lancar. (AZ/IW)